Laboratorium rumah sakit sendiri masih dibagi menjadi beberapa bagian pemeriksaan. laboratorium hematologi (pemeriksaan darah), laboratorium kimia klinik (pemeriksaan cairan tubuh), laboratorium mikrobiologi (pemeriksaan bakteri dan sejenisnya), laboratorium patologi dll. sekarang saya akan berbagi informasi tentang laboratorium kimia klinik.

Mungkin saat ini sudah banyak alat-alat pemeriksaan canggih yang dijual dipasaran, alat cek hb, cek kolesterol, cek asam urat dsb. siapa saja bisa menggunakanya. Terkadang ada yang bertanya, alat2 canggih sudah beredar, setiap orang bisa menggunakanya, alat2 dirumah sakit pun sudah canggih, asalkan bisa mengoperasikan alat tersebut siapa saja bisa menjadi analis? Berarti analis sudah tidak diperlukan lagi? Hal ini merupakan pendapat salah besar.
Supaya specimen cairan tubuh (darah, urin, dll) tersebut bisa diperiksa di dalam mesin tersebut, darah pasien yang sudah diambil harus melalui tahap2 yang bisa dibilang tidak mudah, jika terjadi kesalahan pada tahap pra analitik, maka komponen darah akan rusak dan jika sudah rusak, mau secanggih apapun alatnya hasilnya bakal salah total,jika hasil salah, maka perkiraan pengobatan pun juga tidak tepat,..jadi tidak sembarang orang bisa memeriksa. Belum lagi pemeriksaan sebelum operasi dan sesudah operasi. ada yang pernah mendengar pemeriksaan kanker?. Untuk memeriksa kanker, HIV-AIDS, TBC dan beberapa penyakit berat lainnya, tidak bisa diperiksa menggunakan alat2 otomatis yang tinggal program lalu jalan dan hasilnya keluar sendiri. Hal tersebut tidak bisa dan tentunya membutuhkan tenaga seorang analis untuk memeriksanya.
Laboratorium kimia klinik bisa dibilang salah satu laboratorium yang modern dan canggih dibandingkan laboratorium lain (mikrobiologi dkk) karena di laboratorium ini, terdapat alat2 modern. Namun, seperti yang sudah dijelaskan tadi, siapa saja bisa mengoperasikan, tetapi agar darah pasien bisa diperiksa diperlukan tahapan manual atau tahap pra analitik yang tidak mudah. Tahap pra analitik tidak bisa digantikan oleh mesin, karena membutuhkan kehati-hatian untuk memisahkan komponen darah yang diperlukan dan yang tidak diperlukan. Setelah tahap pra analitik tadi selesai, barulah cairan hasil pemisahan dari darah tadi baru bisa dimasukan ke dalam alat yang dimaksud tadi. Jadi, analis itu profesi yang butuh ketelitian dan kejujuran karena pemeriksaan tersebut berkaitan dengan nyawa seseorang. Hal ini baru di laboratorium kimia klinik , belum lagi bagian laboratorium yang lain. Sehingga kurang lebih seperti itulah kegiatan seorang analis di laboratorium kimia klinik.
sumber :http://wawahyuas.blogspot.com/search/label/Analis%20Kesehatan