CARA PENGUMPULAN DAHAK

Tujuan

  1. Mampu melakukan pengumpulan spesimen sputum
  2. Mampu menjelaskan kepada pasien informasi mengenai tindakan pengumpulan sputum
  3. Mampu mengedukasi pasien tentang persiapan dan langkah-langkah yang harus dilakukan agar dapat mendapatkan sediaan sputum yang berkualitas baik

PRINSIP

Pengumpulan dahak dilakukan di ruang terbuka dan mendapat sinar matahari langsung atau di ruangan dengan ventilasi yang baik. Memberitahu pasien untuk Tarik nafas dalam 2 – 3 kali dan setiap kali dihembuskan nafas dengan kuat. Kemudian membuka tutup pot, mendekatkan ke mulut, berdahak dengan kuat dan masukan ke dalam pot dahak. Lalu tutup pot dengan rapat dengan cara memutar tutupnya

ALAT DAN BAHAN

  1. Pot dahak bersih dan kering, diameter mulut pot 4-5 cm, transparan, bening, bertutup ulir. Pot tidak boleh bocor. Sebelum diserahkan kepada pasien, pot dahak harus sudah diberi identitas sesuai identitas/nomor register pada form TB 05.
  2. Formulir Permohonan Pemeriksaan Laboratorium (TB 05)
  3. Label, pensil, spidol
  4. APD lengkap

CARA KERJA

  1. Pra analitik
  • Mencuci tangan
  • Memakai APD lengkap
  • Menyiapkan pot sputum yang ideal
  • Memberikan label identitas pasien yang jelas pada dinding pot sputum, jangan pada tutup pot sputum
  • Menyapa pasien dengan ramah dan memperkenalkan diri serta mempersilahkan pasien untuk duduk
  • Memberikan informasi kepada pasien tentang tindakan yang akan dilakukan dan meminta persetujuan atas tindakan yang akan dilakukan
  • Menjelaskan kepada pasien bahwa sputum yang akan diambil sebanyak 3 kali (SPS) sesuai jumlah tabung yang disiapkan (jumlah 3)
  • Menjelaskan kepada pasien tentang kemungkinan hasil yang akan diperoleh

2. Analitik

  • Meminta pasien untuk membatukkan sputum di ruang terbuka dan mendapat sinar matahari langsung atau ruangan dengan ventilasi yang baik, jauh dari orang sekitar untuk mencegah penularan kuman TB.
  • Memberi petunjuk kepada pasien untuk :
  • Berkumur dengan air (jangan ditelan) sebelum sputum dikumpulkan untuk meminimalisir kontaminasi spesimen oleh sisa makanan atau kotoran lain di dalam mulut.
  • Bila pasien memakai gigi palsu, minta pasien untuk melepaskannya.
  • Menarik napas panjang dan dalam sebanyak 2-3 kali dan setiap kali hembuskan nafas dengan kuat.
  • Membuka penutup pot sputum lalu dekatkan pada mulut.
  • Batuk secara dalam untuk mengeluarkan sputum (bukan air liur) dari dalam dada ke dalam pot sputum.
  • Mengulangi sampai mendapatkan sputum yang berkualitas baik dan volume yang cukup (3-5 ml / 1 sendok teh)
  • Segera tutup rapat pot sputum dengan cara memutar tutupnya, kemudian masukkan ke dalam pembungkus atau kantong plastik.
  • Jika sputum sulit dikeluarkan, pasien diberi petunjuk untuk : melakukan olah raga ringan kemudian menarik napas dalam beberapa kali. Apabila pasien merasa akan batuk, napas ditahan selama mungkin lalu meminta pasien untuk batuk
  • Apabila specimen jelek, pemeriksaan tetap dilakukan dengan:
  • Mengambil bagian yang paling mukopurulen / kental kuning kehijauan
  • Memberi catatan bahwa “spesimen tidak memenuhi syarat / air liur”
  • Mengulang pengumpulan sputum apabila spesimen jelas air liur
  • Mengingatkan pasien untuk mengumpulkan sputum ke-2 setelah bangun pagi keesokan hari dan datang lagi untuk membawa.
  • Meminta pasien untuk minum air putih secukupnya pada malam hari sebelum tidur sebagai persiapan untuk pengumpulan sputum ke-2 besok pagi. Jika dahak sulit dikeluarkan, meminta pasien menelan tablet gliseril guaikolat 200 mg pada malam hari sebelum tidur
  • Pot berisi dahak diserahkan kepada petugas laboratorium, dengan menempatkan pot dahak di tempat yang telah disediakan

3. Paska analitik

  • Pastikan pot sputum sudah memiliki label nama
  • Pastikan sputum segera dikirim setelah pengumpulan sputum (sebaiknya tidak lebih dari 24 jam).
  • Selama pengiriman, sputum disimpan dalam cool box.

Sumber :

  1. Standar Operasional Prosedur Pemeriksaan Miroskopis TB. Kementrian Kesehatan RI
  2. Pedoman Nasional Pengendalian Tuberculosis. 2011. Kementrian Kesehatan RI

Tinggalkan komentar